Alat Gelas Volumetrik
17 Januari 2023 Oleh Sherly Pramesti 0

Alat Gelas Volumetrik [Jenis, Fungsi dan Cara Perawatannya]

Alat-alat gelas volumetrik merupakan alat yang berfungsi untuk melakukan pengukuran volume gas atau larutan, umumnya alat ini termasuk dalam kategori glassware atau berbentuk gelas dan berbahan kaca/plastik. Lalu, seperti apakah fungsi dan cara pemeliharaan atau perawatan alat gelas volumetrik?

Baca juga: Kalibrasi Adalah [Pengertian, Kapan dan Bagaimana Kalibrasi]

Alat Laboratorium

Alat gelas volumetrik pada laboratorium merupakan alat yang sangat di perhatikan kebersihannya untuk menunjang hasil praktiikum. Apabila alat tersebut tidak bersih, maka akan terjadi hal-hal yang tidak di inginkan. Kesalahan dalam penggunaan alat gelas volumetrik dapat menimbulkan hasil yang di dapat tidak akurat. Oleh karena itu, mengenal alat-alat gelas volumetrik dan juga memahami fungsi dan cara pemeliharaan alat sangat penting dalam proses kegiatan di dalam laboratorium.

Jenis-Jenis Alat Gelas Volumetrik

Berikut ini beberapa jenis alat gelas yang umum kita temukan di laboratorium.

Tabung Erlenmeyer

Gambar 1. Tabung Erlenmeyer

Tabung Erlenmeyer merupakan alat gelas volumetrik yang pada diameter ke atas semakin kecil dengan skala sepanjang dindingnya. Selain itu, ukuran alat gelas ini mulai dari 10 mL hingga 2L. Tabung Erlenmeyer terbagi dalam dua jenis, yaitu:

  • Erlenmeyer tutup asah, biasanya untuk pencampuran reaksi dengan pengocokkan kuat yang di hubungkan dengan alat ekstraksi, alat destilasi dan sebagainya.
  • Erlenmeyer tanpa tutup asah, biasanya untuk mencampurkan reaksi dengan kecepatan lemah hingga sedang.
  1. Fungsi Tabung Erlenmeyer
    • Mengukur dan mencampur bahan-bahan analisa,
    • Menampung larutan, bahan paddat ataupun cairan,
    • Meracik dan melarutkan bahan-bahan komposisi media,
    • Tempat kultivasi media dalam kultur cair,
    • Tempat untuk melakukan titrasi bahan.
  2. Kelebihan
    • Alat gelas volumetrik ini terbuat dari bahan khusus untuk menghindari adanya reaksi antara Erlenmeyer dengan larutan.
  3. Kekurangan
    • Unit skala alat gelas volumetrik ini tidak terlalu teliti. Namun, cukup memadai untuk penggunaan pengukuran yang tidak memerlukan ketelitian tinggi.

Gelas Kimia (Beaker Glass)

Gambar 2. Gelas Kimia

Gelas Kimia berbentuk gelas tinggi, berdiameter besar dengan skala sepanjang dindingnya. Alat gelas volumetrik ini terbuat dari kaca borosilikat yang tahan terhadap panas hingga suhu 200 oC atau terbuat dari plastik. Ukuran alat gelas volumetrik ini ada yang 50 mL, 100 mL dan 2 L.

  1. Fungsi Gelas Kimia
    • Untuk mengukur volume larutan yang tidak memerlukan tingkat ketelitian yang tinggi,
    • Sebagai wadah untuk menyimpan dan membuat larutan,
    • Sebagai wadah untuk mencampur, memanaskan cairan, mereaksikan bahan, dan membawa sampel cair atau padat,
    • Untuk menampung cairan titrasi dan filtrat hasil penyaring.
    • Media pemanasan cairan.
  2. Kelebihan
    • Alat gelas volumetrik kimia terbuat dari bahan gelas pyrex, sehingga tahan panas.
  3. Kekurangan
    • Alat gelas ini memiliki tingkat akurasi yang rendah sehingga tidak di anjurkan untuk mengukur  volume yang membutuhkan ketelitian yang tinggi.

Labu Ukur (Volumetric Flash)

Gambar 3. Labu Ukur

Labu Ukur adalah alat gelas volumetrik yang berbentuk labu dengan leher yang panjang dan bertutup, terbuat dari kaca dan tidak boleh terkena panas karena dapat memuai. Alat gelas volumetrik ini, pada bagian leher terdapat lingkaran graduasi, volume, toleransi, suhu kalibrasi dan kelas gelas. Selain itu, ukurannya mulai dari 1 mL hingga 2 L.

  1. Fungsi Gelas Ukur
    • Untuk membuat larutan dengan konsentrasi tertentu dan mengencerkan larutan dnegan keakurasian yang tinggi.
  2. Kelebihan
    • Alat gelas volumetrik ini dapat menunjukkan dengan tepat volume cairan pada suhu tertentu kerena leher labu ukur di buat relative sempit hingga sedikit perubahan volume cairan akan menyebabkan perbedaan ketinggian cairan. Dengan demikian kesalahan yang di buat pada penyesuaian meniskus cairan dengan tanda batas volume akan sangat kecil.
    • Bisa menunjukkan dengan tepat volume cairan pada suhu tertentu kerena leher labu ukur di buat relative sempit hingga sedikit perubahan volume cairan akan menyebabkan perbedaan ketinggian cairan. Dengan demikian kesalahan yang di buat pada penyesuaian meniskus cairan dengan tanda batas volume akan sangat kecil.
  3. Kekurangan
    • Sulit dalam membersihkan bagian dakan labu ukur.

Gelas Ukur (Graduated/Measuring Cylinder)

Gambar 4. Gelas Ukur

Gelas Ukur berfungsi untuk mengukur volume zat kimia dalam bentuk cair. Alat gelas volumetrik ini mempunyai skala, tersedia bermacam-macam ukuran mulai dari 10 mL sampai 2 L. Tidak di anjurkan untuk mengukur larutan/pelarut dalam kondisi panas. Perhatikan meniscus pada saat pembacaan skala.

  1. Fungsi Gelas Ukur
    • Untuk mengukur volume larutan dalam jumlah tertentu dengan tingkat ketelitian yang cukup tinggi
  2. Kelebihan
    • Terdapat bibir tuang agar mudah dalam menuangkan larutan dan kaki yang berbentuk heksagonal agar larutan tidak mudah tumpah. Gelas ukur cocok untuk pengukuran secara kuantitatif, terutama gelas ukur di bawah 100 mL.
  3. Kekurangan
    • Alat gelas volumetrik ini tidak di anjurkan untuk mengukur larutan atau cairan dalam kondisi panas.

Buret (Burette)

Gambar 5. Buret

Buret adalah alat gelas volumetrik terbuat dari gelas. Mempunyai skala dan kran. Zat untuk menitrasi (titran) di tempatkan dalam buret, dan di keluarkan sedikit demi sedikit melalui kran. Volume dari zat yang di pakai dapat terbaca pada skala. Alat gelas volumetrik ini memiliki ukurannya mulai dari 5 dan 10 mL (mikroburet) dengan skala 0,01 mL, dan 25 dan 50 mL dengan skala 0,05 mL. Berdasarkan ukuran, buret terbagi menjadi beberapa macam yaitu :

  • Buret makro yaitu buret yang kapasitasnya 50 mL dan skala terkecilnya dapat terbaca hingga 0.10 ml.
  • Buret semimikro semimikro memiliki kapasitas volume 25 mL dengan skala terkecil dapat terbaca hingga 0.050 ml.
  • Buret makro memiliki kapasitas volume 10 mL dengan skala terkecilnya adalah 0.020 ml.
  1. Fungsi Buret
    • Untuk melakukan titrasi
  2. Kelebihan
    • Terdapat kran dan lubang yang lurus untuk membuka dan menutup  celah pada ujung buret sehingga cairan di dalam buret dapat keluar sedikit demi sedikit untuk memperoleh titik titrasi suatu zat.
  3. Kekurangan
    • Alat gelas volumetrik ini harus digunakan dengan hati- hati dalam proses titrasi terutama dalam mengontrol keluarnya cairan dari kran pada saat melakukan titrasi.

Pipet Tetes (Drop Pipette)

Gambar 6. Pipet Tetes

Alat gelas ini merupakan alat gelas volumetrik berupa pipa kecil terbuat dari plastik atau kaca dengan ujung bawahnya meruncing serta ujung atasnya ditutupi karet.

  1. Fungsi Pipet Tetes
    • Untuk mengambil cairan dalam skala tetesan kecil.
  2. Kelebihan
    • Memiliki karet hisap diatasnya,sehingga mudah dalam pengambilan larutan.
  3. Kekurangan
    • Tidak dilengkapi dengan skala, hanya digunakan untuk mengambil cairan dengan ukuran tetesan sehingga pada saat mengambil cairan tidak dapat langsung diukur volumenya.

Pipet Ukur (Measuring Pipette)

Gambar 7. Pipet Ukur

Pipet Ukur adalah alat gelas volumetrik yang berbentuk seperti gambar di atas. Penggunaan alat gelas ini memerlukan bulp atau pipet pump untuk menyedot larutan.

  1. Fungsi Pipet Ukur
    • Untuk mengambil larutan dengan volume tertentu dengan ketelitian yang sangat tinggi.
  2. Kelebihan
    • Memiliki skala yang sangat tinggi, ujung bagian bawah berbentuk runcing sehingga dapat memperlambat keluarnya/ masuknya zat cair.
  3. Kekurangan
    • Penggunaannya sedikit sulit karena dalam pengambilan larutan harus menggunakan bantuan bulp atau pipet pump untuk menyedot larutan yang berbahaya.

Pipet Volume (Volume Pipette)

Gambar 8. Pipet Volume

Pipet volume adalah salah satu alat ukur kuantitatif dengan tingkat ketelitian tinggi. Sementara itu, alat gelas volumetrik ini juga memiliki berbagai macam ukuran dan setiap ukuran dibedakan dengan kode warna, yaitu:

  • Warna biru tua, untuk pipet volum dengan volum 1 ml dan 25 mL.
  • Warna orange, untuk pipet volum dengan volum 2 ml dan 10 mL.
  • Warna putih, untuk pipet volum dengan volum 5 mL.
  • Warna merah, untuk pipet volum dengan volum 50 mL.
  1. Fungsi Volume Pipette
    • Digunakan untuk mengambil larutan dengan volume tepat sesuai dengan label yang tertera padda bagian yang menggelembung pada bagian tengah pipet.
  2. Kelebihan
    • Terdapat tabung silinder di antara ujung pipa kaca bagian atas dan bawah, berfungsi sebagai wadah untuk menampung cairan.
  3. Kekurangan
    • Penggunaannya sedikit sulit karena dalam pengambilan larutan harus menggunakan bantuan bulp atau pipet pump untuk menyedot larutan yang berbahaya.

Mikropipet

Gambar 9. Mikropipet

Mikropipet adalah alat gelas volumetrik untuk memindahkan cairan jumlah kecil secara akurat. Secara umum, penggunaan alat gelas ini untuk mengambil atau memindahkan suatu larutan sesuai ukuran sekitar 1000 ul (1 ml). ini sering digunakan dalam kedokteran. Umumnya, ada 3 jenis dasar mikropipet sesuai ukurannya, yaitu:

  • P1000, untuk memipet cairan berukuran lebih dari 200 ul sampai 1000 ul,
  • P200, untuk volume cairan antara 21 ul sampai 200 ul, dan
  • P20, untuk volume di bawah 20 ul.
  1. Fungsi Mikropipet
    • Untuk mengambil atau memindahkan suatu larutan sesuai ukuran yang dikehendaki.
  2. Kelebihan
    • Pipet biasa tidak memiliki keakuratan pada volume kurang dari 1 mililiter (1 ml), sedangkan mikropipet memiliki keakuratan dan ketepatan pada volume kurang dari 1 mililiter (1 ml).
  3. Kekurangan
    • Harganya mahal dan tidak dapat mengukur larutan atau cairan lebih dari 10 ml.

Perawatan Alat Gelas Volumetrik

  1. Dalam perawatan alat-alat gelas volumetrik, pastikan peralatan gelas yang telah digunakan harus dicuci dan dibersihkan. Untuk alat gelas yang terkontaminasi dipisahkan dari alat gelas yang lain, bila perlu dilakukan sanitasi. Secara periodik dalam melakukan inventarisasi alat gelas perlu pengecekan apakah ada kerusakan (pecah), sehingga bila ada kerusakan maka perlu diadakan perbaikan atau dibuang. Perlu adanya formular peminjaman penggunaan alat gelas, sehingga ada kendali keluar masuknya alat gelas dari gudang alat gelas.
  2. Dalam penggunaan alat gelas buret dan jenisnya, ada beberapa hal yang harus di perhatikan dalam membersihkan alat gelas volumetrik ini, yaitu:
    • Mencuci buret dengan aur
    • Menambahkan sabun dalam proses mencuci
    • Bilas kembali dengan air
    • Kemudian bilas dengan aquades
    • Mengecek kran buret bocor
    • Mengeringkan buret dengan cara dibalut dan disumbat dengan tisu
    • Melakukan kalibrasi pada buret selama 1 tahun sekali
    • Apabila di dalam buret terdapat sumbatan pada ujungnya dan kristalnya untuk memelihara buret dicuci dengan melepaskan kran buret bisa juga direndam pada H2SO4 + HNO3 atau didinginkan
  3. Mikropipet adalah alat gelas volumetrik yang telah dirancang akurat dan presisi oleh pabriknya. Namun, jika digunakan dalam laboratorium mikropipet harus tetap dikalibrasi karena dengan dikalibrasi akan menjamin keakuratannya. Selain itu, perawatan atau pemeliharaan mikropipet juga sangat penting untuk menjaga agar alat tersebut awet dan tidak mudah rusak. Berikut adalah hal-hal yang perlu diperhatikan dalam merawat atau pemeliharaan mikropipet :
    • Membersihkan mikropipet sebelum sesudah pemakaian dengan menggunakan alkohol kaian dengan menggunakan alkohol.
    • Mensterilkan komponen mikropipet yang dapat disterilkan dengan menggunakan alat autoclave.
    • Jangan menggunakan mikropipet tanpa menggunakan tips.
    • Jangan menggunakan tips bekas untuk sampel yang berbeda karena dapat menyebabkan kontaminasi. Gantilah tips setiap berganti sampel.
    • Mengecek secara rutin kondisi mikropipet.

Penulis: Sherly PramestiEditor: Prima Nursyami